Siapa bilang setup gaming keren harus bikin dompet trauma? Tahun 2026 justru jadi era emas untuk peripheral murah berkualitas.
Dan kalau ngomongin brand yang paling sering muncul di meja gamer, streamer, mahasiswa, freelancer, sampai pekerja hybrid? Jawabannya hampir pasti: Fantech.
Brand ini sudah berubah jauh dibanding beberapa tahun lalu. Dulu banyak orang menganggap Fantech cuma “brand murah meriah”.
Sekarang? Banyak produknya dipakai pemain esports, content creator, bahkan pengguna kantoran yang butuh perangkat nyaman tanpa harus jual ginjal.
Menariknya lagi, Fantech berhasil menemukan formula yang jarang dimiliki brand lain: harga terjangkau + fitur modern + desain yang nggak murahan.
Nah, untuk itu artikel ini akan membahas Fantech murah 2026 yang perlu kamu ketahui!
Kenapa Fantech Jadi Favorit Gamer dan Pekerja di 2026?
Ada alasan kenapa Fantech makin populer di Indonesia.
Bukan cuma karena murah. Kalau murah saja sih banyak.
Tapi murah yang nyaman dipakai bertahun-tahun? Nah, itu beda cerita.
Banyak pengguna sekarang mencari perangkat yang bisa dipakai untuk:
- gaming,
- kerja kantoran,
- editing,
- meeting online,
- bahkan kuliah hybrid.
Dan Fantech cukup pintar membaca kebutuhan itu.
Di situs resminya, Fantech juga mulai fokus pada perangkat multi-purpose seperti headphone wireless, webcam streaming, dan mouse hybrid gaming-office.
Yang bikin menarik adalah desain mereka sekarang jauh lebih clean dibanding era RGB “tabrak warna” dulu.
Jadi aman dipakai di kantor. Aman juga dipakai push rank jam 2 pagi. Multitalenta banget kan?
Baca Juga: Laptop Baterai Tahan Lama Terbaik 2026: Awet Seharian!
Mouse Fantech Murah Terbaik 2026 untuk Gaming dan Kerja
Kalau ada produk Fantech yang paling terkenal, jawabannya jelas mouse gaming.
Dan memang mereka kuat di sini.
Mulai dari Rp50 ribuan sampai kelas esports, pilihannya banyak banget.
1. Fantech Rhasta G13: Mouse Murah Legendaris
Kalau budget kamu benar-benar mepet tapi tetap ingin mouse yang nyaman dipakai harian, Fantech RHASTA II G13 Gaming Mouse 2400 DPI Pro-Gaming Mouse masih jadi salah satu “safe pick” paling legendaris di kelas mouse murah.
Di harga sekitar Rp 50 ribuan – Rp 80 ribuan, banyak mouse lain biasanya terasa asal jadi bodi ringan seperti kosong, klik terasa aneh, sensor suka lompat sendiri, sampai scroll wheel yang bunyinya seperti motor tua lewat gang sempit.
Nah, Rhasta G13 justru cukup mengejutkan karena masih terasa usable untuk pemakaian sehari-hari maupun gaming santai.
Mouse ini cocok buat main game seperti Valorant casual, Dota 2, Point Blank, sampai sekadar browsing, kerja Office, dan editing ringan.
Memang bukan mouse esports kelas turnamen, tapi performanya masih cukup stabil untuk gamer pemula atau pengguna yang ingin mouse murah tanpa drama.
Bentuknya juga ergonomis dan nyaman di tangan, terutama untuk ukuran tangan kebanyakan orang Indonesia.
Kadang detail seperti bentuk grip justru lebih penting dibanding spesifikasi sensor tinggi.
Karena percuma punya sensor “dewa” kalau baru dipakai dua jam tangan sudah pegal dan jari terasa kaku.
Selain itu, Rhasta G13 juga punya desain yang cukup clean dengan RGB sederhana yang bikin setup murah tetap terlihat gaming.
Beberapa pengguna di Reddit bahkan menyebut mouse ini nyaman dipakai berjam-jam untuk penggunaan harian dan gaming santai, terutama karena bentuknya ergonomis dan kliknya masih cukup responsif di kelas harganya.

2. Fantech Thor X9 : Murah Tapi Sudah RGB Gaming Banget
Kalau kamu ingin mouse murah yang langsung terasa “gaming banget”, maka Fantech THOR X9 Gaming Mouse Macro PB Original RGB 4800 DPI jadi salah satu pilihan paling menarik di kelas entry-level.
Dari harganya sendiri, Fantech Thor X9 mulai dari Rp 80 ribuan – Rp 150 ribuan.
Nah, mouse ini sering disebut sebagai “racun pertama” buat gamer pemula karena kombinasi harganya yang masih ramah kantong, desain agresif ala gaming gear warnet, dan RGB terang yang langsung bikin setup terlihat lebih keren.
Yang bikin Thor X9 menarik bukan cuma tampilannya. Mouse ini sudah punya fitur macro dan 7 tombol programmable, sesuatu yang dulu biasanya cuma ditemukan di mouse gaming mahal.
Fitur ini berguna banget untuk game MMO, MOBA, atau RTS karena kamu bisa menyimpan shortcut skill dan command tertentu dalam satu klik.
Bahkan untuk kerja multitasking atau editing ringan seperti Adobe Premiere dan Photoshop, tombol macro bisa mempercepat workflow tanpa harus bolak-balik pencet keyboard.
Sensor optiknya memang bukan kelas esports profesional, tapi masih cukup oke untuk gaming casual sehari-hari.
DPI-nya bisa diatur hingga 4800 DPI dengan efek RGB 16.8 juta warna yang membuat mouse ini terlihat jauh lebih mahal dibanding harga aslinya.
Tidak heran kalau Thor X9 jadi salah satu mouse Fantech paling laris di marketplace Indonesia selama bertahun-tahun.
3. Fantech Kanata WG9S: Wireless yang Mulai Serius
Kalau sebelumnya mouse wireless identik dengan delay, koneksi putus-putus, baterai boros, sampai bikin kalah ranked gara-gara input telat sepersekian detik, sekarang ceritanya sudah jauh berbeda.
Teknologi wireless gaming beberapa tahun terakhir berkembang cepat banget.
Dan Fantech Mouse Wireless Gaming Kanata WG9S, salah satu contoh mouse wireless murah yang mulai terasa serius dipakai gaming maupun produktivitas harian.
Harganya Fantech Mouse Wireless Gaming Kanata WG9S sendiri mulai dari Rp 150 ribuan – Rp 300 ribuan.
Mouse ini cocok buat pengguna yang ingin setup lebih clean tanpa kabel semrawut di meja.
Buat pekerja hybrid, mahasiswa, content creator pemula, sampai gamer FPS casual, Kanata WG9S terasa nyaman karena koneksi wireless-nya sudah jauh lebih stabil dibanding mouse wireless generasi lama.
Bahkan polling rate-nya sudah mencapai 1000 Hz dengan sensor Pixart 3311 dan latency rendah yang cukup responsif untuk game kompetitif santai seperti Valorant, Apex Legends, atau CS2 casual.
Menariknya lagi, tren mouse gaming 2026 memang mulai bergerak ke arah wireless.
Dulu gamer hardcore sering menghindari mouse wireless karena takut delay.
Sekarang? Banyak pro player bahkan mulai nyaman menggunakan wireless karena performanya sudah nyaris setara wired untuk penggunaan normal.
Kanata WG9S juga mendukung dual-mode connection, jadi bisa dipakai wireless maupun kabel sesuai kebutuhan.
Baterainya diklaim mampu bertahan hingga 70 jam penggunaan, yang artinya kamu tidak perlu panik cari charger tiap malam.
Dari sisi desain, mouse ini juga terlihat lebih modern dibanding mouse budget lama Fantech. Bentuknya clean, ergonomis, dan cocok untuk setup minimalis ala “clean desk setup” yang sekarang populer di TikTok dan YouTube.
Keyboard Fantech Murah Terbaik 2026 untuk Gaming dan Kerja
Keyboard adalah perangkat yang sering diremehkan.
Padahal kalau dipakai 8 jam sehari? Pengaruhnya besar.
Keyboard enak bisa bikin kerja lebih nyaman. Gaming lebih responsif. Mengetik lebih cepat.
Dan kadang, suara “thock” mechanical keyboard itu bikin candu.
1. Fantech Fighter K613L: Keyboard RGB Murah Favorit Warnet Modern
Kalau kamu baru mulai bikin setup gaming murah, Fantech Fighter K613L RGB Gaming Keyboard jadi salah satu keyboard yang paling sering direkomendasikan.
Keyboard ini punya layout full-size 104 tombol, jadi tetap nyaman dipakai bukan cuma buat gaming, tapi juga kerja harian seperti Excel, tugas kuliah, sampai browsing santai.
RGB-nya juga cukup terang untuk membuat meja setup terasa lebih hidup dan modern, apalagi di harga sekitar Rp 170 ribuan – Rp 200 ribuan.
Menariknya, kualitas keyboard murah sekarang sudah jauh lebih bagus dibanding beberapa tahun lalu.
Dulu keyboard budget sering identik dengan ghosting, delay input, tombol keras, atau cepat rusak setelah beberapa bulan.
Sekarang brand seperti Fantech mulai serius meningkatkan build quality karena persaingan makin ketat dan pengguna makin kritis.
K613L sendiri sudah punya fitur 25-key anti-ghosting, backlight RGB, dan desain floating key yang membuat tampilannya terlihat lebih premium dari harganya.
Memang ini masih keyboard membran, bukan mechanical keyboard mahal.
Tapi untuk gamer pemula, anak warnet modern, atau pengguna yang ingin setup gaming keren tanpa menguras dompet, keyboard ini sudah lebih dari cukup.
Bahkan banyak reviewer menyebut build quality-nya terasa solid karena memakai aluminium plate di bagian atas, sesuatu yang dulu jarang ditemukan di keyboard murah.
2. Fantech Atom61 MK211: Mechanical Keyboard Murah yang Lagi Naik Daun
Kalau beberapa tahun lalu keyboard mechanical identik dengan harga “aduh dompetku”, sekarang ceritanya beda.
Salah satu nama yang lagi sering nongol di meja gamer, anak warnet, mahasiswa, sampai pekerja remote adalah Fantech Atom61 MK211.
Dan keyboard ini memang menarik banget buat harga 150 ribuan – 200 ribuan.
Mechanical keyboard compact 60% yang cocok untuk gaming cepat dan setup minimalis.
Ini salah satu produk yang bikin banyak orang masuk dunia mechanical keyboard.
Dan setelah mencoba? Biasanya susah balik ke keyboard membran.
Fakta-nya, banyak pengguna mechanical keyboard akhirnya jadi “kolektor suara keyboard”.
Ada yang suka:
- creamy,
- clacky,
- thocky,
- silent.
Dunia keyboard memang kadang absurd. Tapi menyenangkan.
Ukuran 60% seperti Atom61 juga makin populer karena:
- hemat meja,
- lebih portable,
- terlihat clean,
- cocok untuk setup modern.
Di komunitas keyboard Indonesia sendiri, tren keyboard compact dan custom makin besar di 2026.
3. Fantech Atom 104: Full Size untuk Kerja dan Gaming Sekaligus
Mechanical keyboard full-size dengan RGB dan hot-swappable switch untuk kerja dan gaming.
Kalau kamu:
- sering pakai numpad,
- kerja Excel,
- accounting,
- editing shortcut,
- atau multitasking,
Full-size keyboard masih juara. Dan enaknya lagi, beberapa seri Fantech sekarang sudah hot-swappable.
Artinya? Switch bisa diganti tanpa solder.
Buat pengguna casual mungkin terdengar sepele.
Tapi buat pecinta keyboard? Itu seperti modifikasi mobil.
Untuk harga sekitar 300–400 ribuan, fitur hot-swappable ini termasuk menarik
Headset Fantech Murah Terbaik 2026 untuk Gaming dan Meeting
Headset murah sekarang kualitasnya makin mengerikan.
Dulu headset murah identik dengan:
- suara pecah,
- mic cempreng,
- busa cepat rusak.
Sekarang tidak selalu begitu.
1. Fantech HG20: Murah Tapi Masih Layak Dipakai Harian
Headset gaming murah dengan desain nyaman untuk gaming, meeting, dan hiburan harian.
Untuk harga sekitar 200 ribuan, HG20 memang bukan headset audiophile.
Headset ini cocok buat:
- Zoom meeting,
- Discord,
- Valorant,
- nonton film,
- kuliah online.
Dan yang paling penting:
cukup nyaman dipakai lama.
Karena percuma suara bagus kalau telinga terasa dijepit dosa masa lalu.

2. Fantech Tone II HQ56: Headset Gaming Super Hemat
Headset gaming entry-level dengan harga sangat terjangkau untuk gamer pemula. Untuk harga Rp100 ribuan Tone II itu sebenarnya sudah cukup menarik.
Apalagi buat pengguna warnet atau gaming casual.
Kadang orang terlalu fokus mencari “spec monster”.
Padahal kebutuhan sebenarnya cuma “yang penting nyaman dan nggak rusak cepat.”
Dan itu valid.
3. Fantech Studio Pro WHG03: Wireless Modern untuk Gaming dan Kerja
Headset wireless modern dengan surround sound untuk gaming, meeting, dan hiburan multimedia.
Untuk headset sekitar 500–600 ribuan, fitur seperti ini sebenarnya cukup agresif.
Ini mulai masuk kelas premium-nya Fantech.
Wireless.
Desain clean.
Bisa dipakai gaming sekaligus kerja profesional.
Yang menarik, tren headphone wireless murah juga makin meningkat di 2026 karena pengguna mulai mengutamakan kenyamanan dan fleksibilitas.
Dan jujur saja, sekali pindah ke wireless, kadang malas kembali ke kabel.
Fantech untuk Kerja? Emang Enak?
Jawabannya: yes.
Banyak orang mengira Fantech cuma fokus bikin gear gaming RGB yang lampunya bisa dipakai jadi penerangan kamar kos.
Padahal sekarang mereka juga serius masuk ke dunia office gear dan produktivitas.
Dan menariknya?
Beberapa produk office mereka justru cocok banget buat:
- kerja kantor
- kuliah
- remote working
- coworking space
- sampai setup minimalis harian
Best Overall untuk Produktivitas Harian: Mouse Wireless Office Fantech GO W191
Yang bikin seri GO W191 menarik adalah kombinasi:
- silent click
- desain ringan
- harga murah
- dan feel penggunaan yang surprisingly nyaman untuk kerja harian
Fantech sendiri mengklaim teknologi silent click pada GO W191 mampu meredam suara klik hingga 90%.
Dan fitur ini sekarang makin penting. Bayangin kerja di coworking space lalu mouse bunyinya: “KLIK KLIK KLIK KLIK!”
Orang sebelah bisa ikut stres.
Buat yang Mau Bluetooth: Fantech GO W191S Office Mouse Bluetooth Wireless Lebih Fleksibel
Mouse dual-mode Bluetooth dan wireless dengan silent click yang cocok untuk kerja multitasking dan setup modern.
Kalau GO W191 cocok buat pengguna wireless standar 2.4GHz, maka GO W191S lebih modern karena mendukung:
- Bluetooth
- wireless dongle 2.4GHz
Ini praktis banget buat pengguna laptop modern yang port USB-nya makin sedikit.
Tinggal connect Bluetooth langsung jalan tanpa dongle tambahan.
Dan buat orang yang sering pindah device, fitur dual-mode ini enak banget.
Misalnya:
- laptop kerja pakai Bluetooth
- PC rumah pakai dongle
- tinggal switch sesuai kebutuhan
Kenapa silent click sekarang penting?
Karena pola kerja orang berubah.
Sekarang banyak orang kerja di:
- cafe
- coworking space
- perpustakaan
- kamar kos malam hari
- atau ruang meeting
Mouse click berisik lama-lama memang mengganggu.
Dan lucunya, setelah terbiasa pakai silent mouse, banyak orang jadi malas balik ke mouse biasa.
Rasanya lebih tenang. Lebih smooth. Lebih “clean” secara pengalaman kerja.
Apakah nyaman dipakai lama?
Untuk mouse harga di bawah 100 ribuan, surprisingly nyaman.
Fantech GO series punya desain ergonomis ambidextrous dan bobot ringan untuk penggunaan harian.
Sensor 1600 DPI juga sudah cukup buat:
- Excel
- browsing
- editing ringan
- meeting
- multitasking kantor
Memang ini bukan mouse esports premium.
Tapi buat produktivitas, sudah lebih dari cukup.
Setup Fantech Murah Terbaik 2026 untuk Gaming dan Kerja
Bingung mau mulai dari mana?
Ini contoh setup hemat tapi tetap keren.
|
Kebutuhan |
Produk |
|---|---|
|
Mouse Gaming |
Fantech Mouse Wireless Gaming Kanata WG9S |
|
Keyboard Gaming |
FANTECH ATOM61 MK211 MECHANICAL GAMING KEYBOARD |
|
Headset |
Fantech Headset Gaming HG-20 Black |
|
Office Mouse |
Fantech GO W191S Office Mouse |
Totalnya masih jauh lebih murah dibanding setup premium brand luar.
Tapi pengalaman penggunaannya, sudah sangat layak tentunya.
Apakah Fantech Worth It di 2026?
Kalau pertanyaannya “Apakah Fantech sekelas Logitech premium?”
Tidak selalu.
Tapi apakah worth it?
Sangat.
Karena value for money mereka memang kuat.
Dan yang paling penting pilihan produknya banyak.
Mau:
- gaming murah,
- setup kerja,
- mechanical keyboard,
- mouse wireless,
- headset budget,
Semuanya ada. Fantech juga terus berkembang dari sisi build quality dan teknologi.
Bahkan beberapa mouse gaming wireless terbaru sudah memakai sensor dan polling rate yang sebelumnya hanya ditemukan di produk mahal.
Intinya, fantech murah terbaik 2026 untuk gaming dan kerja membuktikan satu hal penting:
setup keren tidak harus mahal.
Sekarang pengguna lebih pintar memilih.
Mereka tidak lagi sekadar membeli brand mahal demi gengsi.
Mereka mencari:
- kenyamanan,
- fitur,
- durability,
- dan value terbaik.
Dan di situlah Fantech berhasil mencuri perhatian.
Mulai dari mouse gaming murah, keyboard mechanical compact, sampai headset wireless modern, brand ini berhasil menjangkau gamer, mahasiswa, pekerja kantoran, hingga content creator dengan harga yang masih masuk akal.
Kalau kamu ingin upgrade setup tanpa membuat rekening menangis diam-diam di pojokan, Fantech jelas layak masuk wishlist.
Dan RGB memang tidak menambah skill gaming.
Tapi setup keren sedikit banyak bikin mood naik.
FAQ
Apakah Fantech bagus untuk gaming FPS seperti Valorant dan CS2?
Ya. Beberapa mouse gaming Fantech sekarang sudah memakai sensor presisi tinggi dan latency rendah yang cocok untuk FPS kompetitif. Untuk pengguna casual hingga semi-kompetitif, performanya sudah sangat memadai.
Apakah keyboard Fantech cocok untuk kerja kantoran?
Cocok. Terutama seri full-size seperti Atom 104 yang memiliki numpad dan layout nyaman untuk mengetik serta pekerjaan spreadsheet.
Mouse wireless Fantech apakah delay?
Mouse wireless terbaru Fantech jauh lebih stabil dibanding generasi lama. Teknologi wireless modern membuat latency makin rendah sehingga nyaman dipakai gaming dan kerja.
Mechanical keyboard Fantech awet atau tidak?
Secara umum cukup awet untuk harga yang ditawarkan. Banyak pengguna memakai keyboard Fantech bertahun-tahun tanpa masalah besar selama digunakan normal.
Headset Fantech cocok untuk meeting online?
Cocok. Beberapa seri bahkan nyaman dipakai Zoom, Discord, Google Meet, hingga editing multimedia.
Apakah Fantech cocok untuk mahasiswa?
Sangat cocok karena harga relatif terjangkau dan produknya multifungsi untuk kuliah, gaming, editing, hingga hiburan.
Produk Fantech paling worth it tahun 2026 apa?
Untuk mouse budget, banyak pengguna menyukai seri Kanata dan Thor. Untuk keyboard, Atom61 dan Atom104 jadi favorit karena value-nya tinggi.
Apakah Fantech hanya fokus gaming?
Tidak lagi. Sekarang Fantech juga memiliki lini office gear, headphone wireless, webcam, dan perangkat produktivitas lainnya.
Kenapa Fantech populer di Indonesia?
Karena menawarkan kombinasi harga terjangkau, fitur modern, desain menarik, dan distribusi yang mudah ditemukan di marketplace Indonesia.
Apakah setup Fantech cocok untuk content creator?
Ya. Banyak produk Fantech sekarang mendukung kebutuhan streaming, editing, meeting, dan multitasking modern.











