Kalau kamu lagi cari laptop murah yang beneran murah ya, dan harganya tidak bikin dompet nangis.

Nah, besar kemungkinan kamu bakal ketemu satu nama yaitu Advan Soulmate.

Laptop ini bukan sekadar murah. Tapi juga menarik.

Kenapa?

Karena di harga sekitar 2–3 jutaan, dia mencoba menawarkan sesuatu yang biasanya cuma ada di laptop lebih mahal: desain modern, SSD, dan performa cukup untuk kebutuhan harian.

Tapi, apakah laptop ini benar-benar “kencang”?
Atau cuma sekadar “cukup hidup”?

Nah, di artikel ini kita bakal kupas tuntas advan soulmate. Yuk simak penjelasan berikut!

Review Advan Soulmate: Mengenal Laptop Lokal Murah

Sebelum kita bahas jauh, kita kenalan dulu.

Advan itu brand lokal Indonesia yang fokus ke perangkat teknologi dengan harga terjangkau.

Jadi dari awal memang positioning-nya jelas: akses teknologi untuk semua orang.

Dan Soulmate ini adalah salah satu produk andalan mereka.

Kenapa namanya “Soulmate”? Mungkin karena dia berharap jadi “teman setia” kamu buat belajar, kerja ringan, sampai Netflix-an.

Baca Juga: Kenapa Harga Prosesor Intel Naik? Ini Penjelasan Lengkapnya

Spesifikasi Advan Soulmate

Kalau kita bedah lebih dalam, spesifikasi Advan Soulmate ini memang sejak awal sudah “jujur” tidak mencoba terlihat seperti laptop kencang, tapi fokus jadi perangkat yang cukup untuk kebutuhan dasar sehari-hari.

Dari sisi prosesor misalnya, penggunaan Intel Celeron N4020 menunjukkan bahwa laptop ini dirancang untuk pekerjaan ringan seperti mengetik di Word, browsing beberapa tab, atau meeting online, bukan untuk editing berat atau gaming serius.

Prosesor ini hanya memiliki 2 core dan dirancang hemat daya, jadi performanya memang sederhana, tapi konsekuensinya konsumsi baterai jadi lebih efisien .

Masuk ke bagian RAM dan storage, kombinasi 4GB DDR4 dan SSD 128GB sebenarnya cukup “pas-pasan tapi masuk akal” untuk kelas harga murah.

RAM 4GB masih bisa menangani multitasking ringan seperti membuka browser + aplikasi Office secara bersamaan, meskipun kalau tab terlalu banyak, ya siap-siap terasa berat.

Kabar baiknya, baik RAM maupun storage bisa di-upgrade, jadi pengguna masih punya ruang untuk meningkatkan performa di masa depan tanpa harus ganti laptop baru.

SSD juga jadi nilai plus, karena dibanding HDD, kecepatan booting dan buka aplikasi jauh lebih cepat.

Untuk layar, ukuran 14 inci dengan resolusi HD (1366×768) menunjukkan kompromi di sektor visual. Layarnya cukup luas untuk kerja dan belajar, tapi resolusinya belum Full HD, jadi detail gambar tidak terlalu tajam.

Ini wajar untuk laptop entry-level, karena fokusnya bukan multimedia atau desain grafis, melainkan kenyamanan penggunaan dasar seperti mengetik, belajar online, atau nonton video santai .

Dengan kata lain, layarnya “cukup”, bukan “wah”.

Dari sisi desain dan portabilitas, bobot sekitar 1,4 kg membuat laptop ini tergolong ringan dan mudah dibawa ke mana-mana cocok untuk pelajar atau pekerja yang mobile.

Ditambah lagi baterai 5000mAh yang mampu bertahan sekitar 4–6 jam pemakaian normal, ini memberi fleksibilitas untuk digunakan tanpa harus terus colok charger.

Meski bukan yang paling awet, daya tahan ini sudah cukup untuk aktivitas setengah hari seperti kelas online atau kerja ringan.

Kalau disimpulkan secara jujur: spesifikasi ini memang jelas mengarah ke laptop entry-level.

Bukan untuk performa tinggi, bukan untuk multitasking berat, tapi untuk efisiensi, kebutuhan dasar, dan harga yang ramah di kantong.

Jadi pertanyaannya bukan “seberapa kencang laptop ini?”, tapi lebih ke “cukup nggak untuk kebutuhan kamu sehari-hari?” dan untuk banyak orang, jawabannya: cukup.

Review Advan Soulmate: Untuk Siapa Sih Laptop Ini?

Kalau kamu masuk kategori ini, besar kemungkinan kamu bakal happy pakai Advan Soulmate.

1. Mahasiswa & Pelajar

Ini target utamanya. Bahkan konsepnya memang dibuat untuk kebutuhan belajar. Laptop ini cukup untuk:

  • Ngetik tugas / skripsi
  • Browsing materi
  • Zoom / Google Meet
    Dan itu memang sesuai tujuan desainnya: laptop murah untuk aktivitas ringan harian

Bayangin kamu cuma butuh “alat kerja digital”, bukan mesin tempur. Nah, ini dia.

2. Pekerja kantoran ringan

Kerjaan seperti:

  • Microsoft Office
  • Email
  • Input data
    Masih sangat aman. SSD-nya bikin buka aplikasi lebih cepat dibanding laptop jadul yang masih HDD

3. Freelancer basic

Kalau kerja kamu di area:

  • Writing
  • Admin
  • Canva ringan

Masih bisa jalan.

Siapa yang Sebaiknya Skip?

Nah ini penting. Jangan sampai salah beli terus nyalahin laptopnya.

1. Editor video berat, Premiere Pro? After Effects?
Jujur: ini bukan levelnya. Prosesor Intel Celeron N4020 itu memang didesain untuk efisiensi, bukan performa tinggi

2. Desainer profesional, Kalau kamu main:

  • Photoshop berat
  • Illustrator kompleks
  • Rendering desain

RAM 4GB + CPU entry-level = bakal ngos-ngosan.

3. Gamer hardcore, Ini yang paling sering “maksa”,
Kalau kamu berharap:

  • Main game AAA
  • Setting high/ultra

Stop di sini. Ini bukan laptop gaming.

Nah, kenapa bisa begitu? Karena, hardware menentukan nasib

Laptop ini pakai:

  • Prosesor hemat daya
  • RAM kecil (4GB)
  • Tanpa GPU dedicated

Artinya apa? Dia kuat di efisiensi & harga murah, Tapi lemah di beban kerja berat.

Dan memang dari awal, laptop ini dibuat untuk penggunaan ringan sehari-hari, bukan performa tinggi

Review Advan Soulmate: Performa Nyata

Oke, ini bagian penting yaitu performa dari Advan Soulmate:

Performa Real-World

Oke, sekarang kita masuk ke bagian paling “jujur” dari review ini: performa sehari-hari. Bukan angka benchmark, bukan teori. Tapi pengalaman yang benar-benar bakal kamu rasakan.

Biar kebayang, ini unit yang kita bahas: Advan Soulmate Celeron N4020 4GB/128GB.

Dengan prosesor Intel Celeron N4020 + RAM 4GB, performanya bisa dibilang cukup, tapi ada batasnya.

1. Browsing (10–15 tab) → Masih Aman. Untuk aktivitas seperti:

  • Buka Google
  • YouTube 720p–1080p
  • Artikel + beberapa tab

Masih tergolong lancar. Ini karena kombinasi SSD + sistem ringan membantu loading tetap responsif, meskipun CPU-nya sederhana

Tapi, jangan coba buka 20–30 tab ya. Itu sudah masuk zona “ngos-ngosan”.

2. Microsoft Office → Smooth. Ini habitat aslinya.

  • Word → lancar
  • Excel → aman (file ringan–menengah)
  • PowerPoint → no issue

Kenapa? Karena aplikasi Office tidak terlalu berat secara komputasi, jadi masih sangat cocok untuk laptop entry-level seperti ini.

3. Zoom + Chrome → Mulai Terasa Berat. Nah, ini mulai kelihatan limitnya.

Misalnya:

  • Zoom meeting aktif
  • Sambil buka Chrome 5–10 tab

Mulai terasa lag kecil, delay, atau kadang stutter. Ini karena:

  • CPU cuma 2 core
  • RAM 4GB cepat penuh

Dan memang laptop ini hanya ditujukan untuk pemakaian ringan sehari-hari, bukan multitasking intens

4. Editing Ringan → Masih Bisa (Dengan Syarat). Kalau kamu pakai:

  • Canva
  • Edit foto ringan
  • Tools berbasis web

Masih oke.

Tapi kalau mulai masuk:

  • Adobe Premiere Pro
  • After Effects

Langsung drop performanya.

Bahkan dari diskusi komunitas, prosesor N4020 sendiri memang dikenal “cukup untuk basic task, tapi lemah untuk kerja berat”.

Kenapa performanya terbatas?

Karena dari “DNA”-nya memang begitu.

Laptop ini pakai:

  • Prosesor hemat daya (bukan performa tinggi)
  • RAM kecil (4GB)
  • GPU integrated standar

Artinya dia jago di hemat baterai & harga murah, tapi terbatas di multitasking & kerja berat.

Review Advan Soulmate: Desain & Build Quality

Secara desain, Advan Soulmate ini bisa dibilang main di konsep: minimalis + clean + modern.

Tidak banyak ornamen aneh:

  • Logo kecil
  • Warna clean (abu-abu / biru)
  • Tanpa banyak stiker “norak”

Dan justru di situ letak “mahalnya”.

Bahkan kalau dilihat sekilas, banyak yang mengira ini laptop kelas menengah, bukan harga 2 jutaan.

Desainnya memang dibuat simpel tapi elegan, sehingga terlihat lebih premium dari harga aslinya

Tipis & Ringan: Enak Dibawa Kemana-mana

Ini salah satu nilai jual terbesar.

  • Berat sekitar 1.4 kg
  • Body cukup tipis dan compact

Artinya masuk tas = gak berasa berat, cocok buat mobilitas (kampus, kerja, nongkrong produktif)

Dan ini memang secara real, laptop ini dirancang untuk penggunaan mobile sehari-hari.

Material: Plastik, Tapi Gak Murahan

Oke, materialnya sendiri dari plastik. Bukan metal / aluminium

Tapi yang menarik: feel-nya tetap cukup kokoh.

Dari review penggunaan langsung, walaupun full plastik, build quality-nya tidak terasa ringkih saat dipakai sehari-hari

Ini penting. Karena banyak laptop murah:

  • ditekan dikit → flex
  • keyboard kopong
  • body kerasa “murah banget”

Sedangkan, di Soulmate? Masih dalam kategori aman & solid untuk kelasnya.

Detail Kecil yang Bikin Berasa “Lebih Mahal”

Beberapa hal kecil tapi impactful:

  • Bezel layar cukup tipis → terlihat modern
  • Layout keyboard luas → nyaman dipakai
  • Desain clean tanpa banyak distraksi

Hal-hal ini bikin pengalaman visualnya naik level.

Jadi walaupun speknya entry-level, tampilannya gak ikut “entry-level”.

Review Advan Soulmate: Layar Realita di Kelas Entry-Level

Laptop ini pakai:

  • Layar 14 inch
  • Resolusi HD (1366×768)

Dan di sinilah mulai kelihatan “kelasnya”.

Di tahun sekarang, banyak laptop sudah Full HD (1920×1080).

Jadi ketika masih HD? Detail gambar jelas kalah tajam.

Kekurangan yang Harus Kamu Sadari

Ini poin penting, jangan sampai ekspektasi terlalu tinggi.

1. Resolusi masih HD

Teks masih oke, tapi:

  • Tidak setajam Full HD
  • Kurang nyaman untuk kerja detail

2. Brightness standar (biasa aja)

Dipakai indoor → aman

Dipakai outdoor → mulai struggle

3. Warna kurang “nendang”

  • Tidak terlalu vibrant
  • Akurasi warna biasa saja

Artinya, ini bukan layar untuk kerja visual serius.

Siapa yang Kurang Cocok?

Kalau kamu:

  • Desainer grafis
  • Editor foto/video
  • Butuh color accuracy tinggi

Karena layar itu bukan cuma “lihat gambar”, tapi soal ketelitian warna & detail, dan di sini Soulmate memang bukan jagoannya.

Tapi, Masih Layak Buat Ini

Nah, jangan langsung dicap jelek juga.

Untuk penggunaan ini:

  • YouTube
  • Netflix
  • Zoom / Google Meet
  • Browsing

Masih cukup nyaman. Karena kebutuhan visualnya tidak terlalu demanding.

Bahkan layar 14 inci tetap terasa lega untuk belajar dan kerja ringan sehari-hari.

Review Advan Soulmate: Layar Realita di Kelas Entry-Level

Review Advan Soulmate: Baterai Tahan Lama?

Apakah baterai laptop ini tahan lama? lumayan, tapi bukan juara. Pemakaian normal: 3–6 jam.

Artinya, cukup buat kerja setengah hari, belum bisa seharian full tanpa charger.

Secara spesifikasi, laptop ini dibekali baterai 5000mAh (sekitar 38Wh).

Kalau dipakai sehari-hari:

  • Ngetik + browsing ringan → bisa 5–6 jam
  • Streaming / Zoom → turun ke 3–4 jam
  • Multitasking agak berat → bisa lebih cepat habis

Jadi range amannya 3–6 jam itu realistis.

Review Advan Soulmate: SSD Itu Game Changer!

Ini bagian penting. Banyak laptop murah masih pakai HDD.

Tapi Soulmate sudah pakai SSD.

Dan ini efeknya besar:

  • Booting cepat
  • Buka aplikasi lebih responsif
  • Overall lebih “ringan” dipakai

Review Advan Soulmate: Upgradeable atau Tidak?

Secara resmi, laptop ini memang sudah mendukung:

  • RAM bisa upgrade
  • Storage (SSD) bisa upgrade

Bahkan dari spesifikasi resminya, RAM 4GB DDR4 memang dirancang upgradable, dan storage 128GB juga bisa diganti atau ditambah.

Yang menarik lagi:

  • Ada slot tambahan (NVMe / SSD)
  • Bisa upgrade hingga kapasitas lebih besar

Artinya ini bukan laptop “sekali beli, mentok di situ”.

Kenapa Ini Penting Banget?

Jujur aja, performa default laptop ini memang terbatas.

Tapi dengan upgrade?

  • RAM 4GB → 8GB
  • SSD 128GB → 256GB / 512GB

Efeknya langsung terasa:

  • Multitasking lebih lega
  • Buka aplikasi lebih cepat
  • Lebih tahan dipakai jangka panjang

Bahkan dalam beberapa kasus, upgrade RAM bisa bikin performa terasa naik signifikan karena sistem jadi nggak cepat “kehabisan napas”.

Review Advan Soulmate: Port & Fitur

Kalau dibedah lebih dalam, Advan Soulmate ini punya port yang tergolong lengkap untuk kelas entry-level.

Kamu tetap dapat kombinasi USB 3.0 dan USB 2.0, yang artinya fleksibel untuk berbagai kebutuhan mulai dari colok flashdisk biasa sampai hard disk eksternal dengan transfer lebih cepat.

Selain itu, adanya HDMI full-size juga jadi nilai plus besar, karena kamu bisa langsung sambung ke monitor atau proyektor tanpa adapter tambahan, sesuatu yang bahkan tidak selalu ada di laptop murah lain .

Yang cukup “wow” di harga segini adalah kehadiran USB Type-C.

Ini bukan cuma sekadar tren, tapi juga soal kemudahan. Kamu bisa colok berbagai perangkat modern mulai dari mouse, keyboard, sampai aksesoris lain tanpa ribet converter.

Di kelas harga 2 jutaan, ini bisa dibilang fitur yang cukup jarang dan patut diapresiasi .

Selain itu, masih ada audio jack 3.5mm untuk headset atau speaker, jadi kamu tetap bisa pakai perangkat audio lama tanpa masalah.

Untuk konektivitas wireless, laptop ini juga sudah dibekali WiFi dual-band dan Bluetooth, yang cukup stabil untuk kebutuhan internet harian seperti browsing, streaming, atau meeting online .

Tapi tentu, ada komprominya. Laptop ini tidak menyediakan port LAN (RJ45) dan biasanya juga tidak ada slot kartu memori di beberapa varian.

Jadi kalau kamu butuh internet kabel atau sering pakai SD card, kamu mungkin perlu tambahan adapter. Tapi jujur, ini masih wajar di kelas harga entry-level .

Kalau disimpulkan secara realistis: Untuk kerja, belajar, presentasi, dan kebutuhan sehari-hari port-nya sudah lebih dari cukup. Bahkan bisa dibilang “di atas ekspektasi” untuk laptop murah

Review Advan Soulmate: Kelebihan & Kekurangan

Berikut kelebihan dan kekurangan Advan Soulmate:

Kelebihan (Kenapa Banyak Orang Tertarik?)

Pertama, yang paling “jualan banget” dari laptop ini jelas: harga super terjangkau.

Di kisaran 2 jutaan, kamu sudah dapat laptop Windows full yang bisa dipakai kerja dan belajar ini value yang sulit ditolak.

Kedua, dari sisi desain, Advan Soulmate ini cukup mengejutkan. Bentuknya tipis, minimalis, dan ringan sekitar 1,4 kg, jadi enak dibawa ke mana-mana tanpa terasa berat.

Bahkan sekilas, tampilannya tidak terlihat seperti laptop murah.

Ketiga, penggunaan SSD 128GB jadi nilai plus besar. Dibanding laptop lama yang masih pakai HDD, performa booting dan buka aplikasi terasa jauh lebih cepat.

Ini bikin pengalaman penggunaan sehari-hari terasa lebih “ringan” walaupun spek-nya sederhana.

Keempat, laptop ini juga upgradeable. RAM dan storage bisa ditingkatkan , jadi kamu tidak harus stuck dengan performa awal. Ini penting banget kalau kamu ingin pakai lebih lama tanpa ganti device.

Dan terakhir, faktor portabilitas ringan, simpel, dan cukup fleksibel untuk kebutuhan mobile seperti kerja di kafe, kampus, atau perjalanan.

Kekurangan (Ini yang Harus Kamu Terima)

Sekarang bagian realita.

Yang paling terasa adalah CPU yang terbatas. Prosesor Intel Celeron N4020 memang dibuat untuk hemat daya dan tugas ringan, bukan performa tinggi.

Jadi jangan berharap multitasking berat atau aplikasi demanding bisa jalan mulus.

Kemudian, RAM default 4GB. Untuk penggunaan ringan masih cukup, tapi begitu mulai multitasking (Zoom + banyak tab Chrome), performa bisa langsung terasa berat.

Selanjutnya, layar masih HD (1366×768). Ini berarti:

  • Detail tidak terlalu tajam
  • Warna biasa saja
  • Kurang cocok untuk pekerjaan visual

Dan yang terakhir, ini jelas bukan laptop untuk heavy task. Editing video berat, desain profesional, atau gaming serius? Ini bukan “medannya”.

Review Advan Soulmate: Jadi Worth It Gak?

Jawabannya ya, kalau ekspektasi kamu realistis.

Laptop ini bukan untuk performa tinggi. Tapi untuk akses teknologi murah.

Dan di situ dia menang.

Intinya, Advan Soulmate bukan laptop sempurna.

Tapi dia jujur. Dia tidak pura-pura jadi laptop mahal.
Dia tahu targetnya. Dan untuk harga 2 jutaan, ini salah satu pilihan terbaik di kelasnya.

FAQ

1. Apakah Advan Soulmate cocok untuk kuliah?

Ya, sangat cocok. Untuk Word, PPT, Zoom, browsing semua aman.

2. Bisa untuk editing video?

Bisa, tapi ringan saja. Jangan harap render cepat.

3. Apakah laptop ini awet?

Tergantung pemakaian. Untuk penggunaan ringan, cukup tahan lama.

4. Bisa upgrade RAM?

Ya, sebagian model mendukung upgrade RAM.

5. Apakah layarnya bagus?

Cukup. Tapi bukan untuk desain profesional.

6. Apakah cocok untuk gaming?

Tidak. Hanya game ringan saja.

7. Apakah worth it di 2026?

Masih worth it untuk budget terbatas.

8. Lebih baik Advan atau brand lain?

Kalau budget mepet → Advan oke

Kalau ada budget lebih → pertimbangkan brand lain

9. Apakah cepat lemot?

Tidak, selama dipakai sesuai kapasitasnya.

10. Siapa yang paling cocok beli laptop ini?

Pelajar, mahasiswa, dan pekerja ringan.