rakit PC 10 Juta

Mungkin kamu mikir: “Bro, 10 juta sekarang mah nggak ada apa-apanya.” Tapi tunggu dulu. Tahun 2026, dengan strategi pintar, 10 juta rupiah masih bisa jadi pondasi PC gaming & editing yang lumayan tangguh.

Kenapa? Karena ada banyak komponen entry–menengah ke atas dengan rasio harga/performanya baik.

Dengan rakit PC 10 Juta, kamu bisa dapat PC sistem dual-core ke atas, RAM cukup, storage SSD cepat, dan kartu grafis yang dapat menahan beban game ataupun editing ringan–menengah.

Kalau kamu mikir hemat itu harus kompromi besar, nah artikel ini akan coba buktikan kalau asal tahu strategi: kamu bisa dapet performa optimal tanpa dompet bolong.

Komponen Inti: Apa Saja yang Perlu Kamu Perhatikan

Saat merakit PC dengan anggaran 10 juta, penting banget untuk tahu bagian mana yang paling menentukan performa.

Berikut komponen vitalnya dan kenapa mereka penting:

  • CPU (Prosesor) & Motherboard, otak komputer. Kalau CPU-nya payah, bahkan GPU keren pun bakal tertahan.
  • GPU (Kartu Grafis), ini nomor satu untuk gaming, rendering, editing video, dan semua tugas grafis berat.
  • RAM, supaya multitasking, editing, dan loading program bisa lancar. Minimal 16 GB untuk kenyamanan masa kini.
  • Storage (SSD / NVMe), cepatnya booting & load data game/editor tergantung ini banget. Kalau masih HDD, capaian performa terasa berat.
  • PSU & Casing, meskipun sering diremehkan, PSU yang asal-asalan bisa bikin sistem nggak stabil. Casing juga penting, terutama pendinginan.

Tipsnya, investasikan lebih ke CPU & GPU dulu. Komponen lain bisa kamu mulai dari entry-level yang rapi tapi aman.

Baca Juga: Rekomendasi Laptop untuk Desain Grafis Dibawah 10 Juta

Contoh Rakit PC 10 Juta yang Masih Layak di 2026

Oke menarik banget pertanyaannya. Berikut “contoh rakitan PC 10 juta rupiah” yang masih layak di 2026, berdasarkan tren harga & rekomendasi build terbaru di 2026.

Adapun beberapa contoh produk sebagai gambaran kasar bagaimana build-an ini bisa terlihat kalau kita beli “paket” atau pre-built.

Kenapa Rakitan 10 Juta Masih Relevan di 2026

Sebelum kita masuk ke contohnya, berikut adalah rakitan PC 10 juta yang tetap relevan dan realistis sesuai ekspektasi. Rakitan dalam kisaran ini cocok untuk:

  • Gaming 1080p dengan pengaturan dari medium sampai high, terutama untuk game e-sports / AAA lama atau AAA baru dengan sedikit kompromi.
  • Produktivitas ringan menengah: coding, office, editing ringan, multimedia, desain grafis ringan.
  • Kemampuan upgrade di masa depan terutama jika kamu pilih motherboard & PSU yang “ramah upgrade”.

Catatan, harga komponen bisa berubah sewaktu-waktu. Jadi pastikan selalu cek harga terbaru sebelum membeli.

Contoh Konfigurasi Rakitan 10 Juta di 2026

Berdasarkan rekomendasi artikel & build guide terkini, berikut contoh rakitan realistis dengan budget Rp10 Jutaan:

Komponen

Contoh / Rekomendasi

Alasan / Catatan

CPU

AMD Ryzen 5 5600 / setara mid-range

6 core / 12 thread: cukup kuat untuk gaming + multitasking.

Motherboard

B550 (untuk AMD)

Mendukung slot NVMe, RAM dual-channel, dan upgrade di masa depan.

RAM

16 GB DDR4 (2×8 GB, 3200 MHz)

Standar minimal agar game & multitasking lancar di 2025–2026.

Storage

512 GB NVMe SSD

Loading OS/game cepat, responsif untuk editing dan pekerjaan produktif.

GPU (kartu grafis)

NVIDIA GeForce RTX 3050 (6 GB) atau alternatif sekelas

Cukup untuk gaming 1080p, editing, dan multimedia ringan-menengah.

PSU

550 W 80+ Bronze (atau sesuai rekomendasi)

Daya cukup dan stabil untuk build mid-range, hindari PSU “murahan banget”.

Casing + Cooling

Casing mid-tower dengan airflow baik

Supaya suhu tetap stabil dan sistem awet penting jika dipakai lama.

Dengan konfigurasi ini, total biaya biasanya berada di kisaran Rp9 juta – Rp10 juta (tergantung harga komponen & promosi).

Contoh build seperti ini sudah dibuktikan bisa menjalankan game modern di 1080p dengan pengaturan medium-high, dan tetap responsif untuk editing ringan serta tugas produktif.

Contoh “PC Paket / Pre-Built”

Kalau kamu tidak punya waktu atau tidak yakin merakit sendiri, ada PC pre-built atau paket yang mendekati anggaran 10 juta. Misalnya:

  • Desktop Gaming Computer Pc Budget Gaming Tower System, meskipun sedikit di atas 10 juta, paket tower PC ini bisa jadi gambaran kasar PC “budget-friendly” (namun tetap fleksibel untuk upgrade).
  • Produk lain dalam rentang harga mirip bisa dijadikan titik awal; tapi ingat: pre-built biasanya punya kompromi tertentu, misalnya PSU, kabel manajemen, atau komponen kualitas ekonomis, jadi kalau memungkinkan, build sendiri tetap lebih “worth it”.

Performa & Batasannya: Harapan Realistis untuk 2026

Dengan build ~10 juta seperti di atas, kamu bisa berharap:

  • Gaming 1080p pada banyak judul AAA maupun e-sports setting medium sampai high: lancar.
  • Editing video ringan–menengah (misalnya YouTube, konten media sosial), desain grafis, coding, office work cukup nyaman.
  • Multitasking, kerja produktif, browsing, program berat ringan tetap oke.

Tapi jangan berharap:

  • Gaming 1440p / 2K / 4K dengan setting high/ultra (tanpa upgrade GPU).
  • Editing video berat (4K dengan timeline panjang, efek berat) ini akan terasa lambat, dan render bisa lama.
  • Performa “future-proof” tinggi untuk game 2–3 tahun ke depan jika kamu tidak upgrade GPU / RAM / Storage.

Jadi: build ini cocok kalau kamu tidak butuh “top-tier power”, tapi butuh performa optimal sesuai budget.

Catatan Penting & Tips Jika Kamu Mau Rakit Sekarang

  • Pastikan harga & stok komponen, di 2026, harga bisa berubah. Cek marketplace / toko offline lokal.
  • Utamakan komponen utama dulu (CPU, GPU, RAM, SSD), daripada tergoda casing keren dulu.
  • Pastikan PSU dan motherboard kompatibel & aman, jangan tahan diri saat memilih PSU murahan.
  • Pilih SSD NVMe: perbedaan loading + responsivitas terasa signifikan.
  • Rencanakan upgrade ke depan: pilih motherboard & PSU yang masih “future-proof”.

Contoh PC Rakitan yang Bisa Dipertimbangkan

Berikut ini beberapa produk/konfigurasi dengan harga 10 jutaan yang bisa kamu ambil sebagai inspirasi:

PC Rakitan Gaming i5 14400F SSD 512GB RAM 32GB VGA 8GB

Build ini cocok kalau kamu ingin PC “all-rounder” dengan performa lumayan untuk gaming, editing ringan, maupun multitasking berat (RAM 32GB).

Dengan harga sekitar Rp 8,4 juta, ini jadi salah satu opsi entry-mid yang menarik. Kalau kamu ingin PC fleksibel tapi tetap hemat modal ini bisa jadi titik awal yang baik.

Cobratype – AMD Ryzen 7 5700G – 1TB NVMe SSD – 16GB RAM

Paket ini menarik kalau kamu ingin menghemat biaya tapi tetap punya prosesor kuat (APU) + penyimpanan besar (1TB NVMe SSD). Cocok untuk produktivitas tinggi, editing ringan, tapi dengan grafis terintegrasi ideal kalau kamu nggak butuh GPU dedikasi dulu. Untuk pelajar, mahasiswa, atau kerja office + kreasi ringan, ini sudah sangat memadai.

PC Rakitan Core i5/i7 Gen 10 SSD Desktop Office/Design

Ini adalah opsi “PC dasar / profesional ringan” dengan harga super hemat. Cocok kalau kamu butuh PC untuk office, coding, desain ringan, tugas sekolah/kuliah, tanpa beban game berat. Kemudian kamu bisa upgrade GPU, RAM, atau storage sesuai kebutuhan di masa depan.

PC Gaming Fullset Ryzen 5 | 32GB RAM DDR4 | 512GB SSD

Build all-rounder ini cocok untuk mereka yang ingin PC rakitan dengan keseimbangan antara performa dan harga: gaming, editing, multitasking, dan kerja harian bisa ditangani. Dengan RAM 32GB + SSD + prosesor Ryzen, build ini memberikan ruang gerak cukup luas: nyaman untuk gaming 1080p, desain grafis ringan, maupun editing video ringan–menengah.

COC HOLY BOX V10.0 – Paket PC Rakitan Intel DDR5 White

Ini adalah opsi “prebuilt / paket rakitan cepat”. Cocok buat kamu yang ingin beli & langsung pakai tanpa repot merakit sendiri. Namun, karena ini prebuilt dan harganya cukup tinggi dibanding opsi lain, kamu perlu periksa spesifikasi dengan teliti (PSU, komponen, pendinginan, kualitas build). Jika cocok dengan kebutuhan (gaming, editing, kerja), ini bisa jadi solusi praktis.

Kenapa konfigurasi ini menarik

  • Desktop Gaming Computer Pc Budget Gaming Tower System, ideal kalau kamu ingin rakitan PC desktop yang cukup fleksibel. Cocok untuk gaming ringan–menengah dan editing sederhana, terutama jika budget mentok di kisaran 10–12 juta.
  • Budget Gaming PC Rakit 5 Juta (Ryzen 5 5600GT), opsi super hemat sebagai titik awal. Cocok jika kamu ingin memulai dengan PC sederhana dulu, lalu upgrade GPU atau storage kalau ada dana lebih.
  • V‑GEN SSD SATA, sangat disarankan dibanding HDD biasa. Meski bukan NVMe tercepat, sudah cukup untuk mempercepat booting, load program/game, dan kerja editing ringan.
  • Advan One AIO All‑In‑One PC, opsi praktis kalau kamu butuh PC all-in-one, misalnya untuk kerja sekolah/kuliah, editing ringan, atau media sosial. Tidak ideal untuk gaming AAA, tapi bisa jadi solusi hemat dan ringkas.

Kelebihan & Keterbatasan PC Rakitan 10 Juta

Kalau kamu memutuskan untuk merakit PC ~10 juta, ada hal–hal realistis yang perlu kamu sadari supaya nanti nggak terlalu kaget.

Kelebihan

  • Harga bersahabat, cocok buat pelajar, mahasiswa, atau pekerja freelancer dengan bujet terbatas.
  • Fleksibel dan bisa diupgrade, kamu bisa mulai dengan setup dasar, lalu upgrade GPU, RAM, atau storage sesuai kebutuhan ke depan.
  • Sudah cukup untuk gaming 1080p + editing ringan–menengah, banyak game populer e-sports atau AAA di pengaturan medium/hight bisa jalan nyaman. Editing video ringan seperti YouTube atau tugas kuliah juga tetap bisa.
  • Hemat listrik & tidak overkill, cocok kalau kamu pakai PC beberapa jam saja sehari.

Keterbatasan / Kompromi

  • Untuk editing video berat, rendering 4K, atau game AAA di pengaturan ultra, jangan berharap terlalu muluk. Build 10 juta punya batas.
  • Performa bisa terasa “pas-pasan” di masa depan jika kamu nggak upgrade (misalnya game AAA 2–3 tahun ke depan kemungkinan butuh GPU lebih kuat).
  • Opsi upgrade terbatas tergantung motherboard dan PSU. Kadang butuh ganti PSU dulu sebelum ganti GPU besar.
  • Fitur-fitur canggih (seperti ray tracing maksimal, 4K 60fps) biasanya sulit dicapai di anggaran ini, kecuali kamu pilih GPU kelas menengah ke atas, yang mungkin tantang budget.

Intinya, buat gaming 1080p, editing ringan, kerja sehari-hari, 10 juta bisa banget. Tapi kalau kamu mengejar performa ekstrem, harus siap upgrade di masa depan.

Tips Pintar Saat Rakitan + Hemat Budget

Supaya build kamu optimal, ini beberapa trik dan “hacks” dari pengalaman banyak builder PC 2026:

  • Utamakan CPU + GPU dulu, jangan tergoda casing keren atau RGB dulu; CPU + GPU lebih krusial untuk performa.
  • Pilih SSD, minimal NVMe atau SATA cepat, jangan pelit di storage. Loading lambat = pengalaman mengecewakan.
  • Cek kompatibilitas motherboard & PSU, jangan sampai beli GPU besar tapi PSU cuma 350 W. Overload bisa bikin rusak!
  • Pertimbangkan upgrade bertahap, mulai dari komponen utama, upgrade RAM, storage, GPU, sesuai dana yang tersedia.
  • Pantau promo & harga, kadang ada diskon besar untuk komponen, apalagi waktu promo besar (harbolnas, flash sale, dll).
  • Sesuaikan dengan kebutuhan kamu, kalau kamu lebih banyak editing video & kerja produktif kecil–menengah, GPU kelas bawah + SSD cepat + CPU stabil sudah cukup.

Apakah PC 10 Juta Masih Relevan di 2026?

Jawabannya: ya asalkan kamu realistis.

Sesuai artikel dari portal PC build 2026, rakitan 10 juta “masih bisa ideal” untuk gaming 1080p, pekerjaan kantor, editing ringan, dan aktivitas sehari-hari.

Bahkan ada build yang disebut sebagai “PC 10 juta mampu untuk gaming dan pekerjaan sekaligus.”

Namun ingat: PC 10 juta bukan PC “kelas berat”. Jadi kalau kamu ingin editing video 4K berat–berat, rendering besar, atau main game AAA grafis “makan spesifikasi”, bersiap untuk upgrade.

Tapi untuk banyak orang, pelajar, mahasiswa, content creator pemula, gamer casual, PC ini sudah lebih dari cukup.

Kasus Nyata: Biar Gak Cuma Teori

Bayangkan ini: kamu seorang mahasiswa desain grafis atau editing video ringan. Kamu ingin komputer yang bisa kamu pakai untuk:

  • Ngerender video tugas/portofolio (1080p),
  • Main game macam MOBA, FPS ringan, atau indie,
  • Coding ringan, browsing, multimedia, dan kerja kampus.

Dengan bujet 10 juta dan build seperti yang kita bahas, kamu bisa mendapat:

  • Windows boot cepat,
  • Editing video dengan timeline lancar,
  • Game kompetitif (atau AAA medium) lancar di 1080p,
  • Laptop/PC kerja kamu nggak berat, energinya efisien, panasnya terkendali.

Itu artinya: kamu bisa produktif tanpa harus nguras kantong. Cool, kan?

Kesalahan Umum yang Sering Dilakuin Pemula Dan Cara Hindarinya

Kadang, niat merakit PC hemat malah jadi jebakan. Berikut kesalahan yang sering terjadi + cara menghindarnya:

  1. Terlalu fokus ke casing & estetika dulu
  • Salah kaprah: “Wah, casing RGB keren!” → beli casing dulu, GPU enteng, CPU standar. Hasil? GPU lemah, performa jelek.
  • Solusi: utamakan CPU + GPU dulu. Estetika boleh, tapi urut kekuatan dulu.
  1. Pakai PSU asal-asalan
  • PSU kualitas rendah = risiko overheat, mati tiba-tiba, atau kerusakan komponen.
  • Solusi: pilih PSU minimal 80+ Bronze, daya sesuai hardware.
  1. Hanya percaya pada satu komponen (misalnya RAM gede tapi GPU lemah)
  • RAM besar tanpa GPU kuat? Game/ editing tetap berat.
  • Solusi: seimbang, RAM cukup, GPU layak, CPU stabil.
  1. Melupakan ruang upgrade di masa depan
  • Kalau motherboard hanya support DDR3 atau PSU kecil kamu bakal susah upgrade ke GPU/komponen baru.
  • Solusi: pilih motherboard & PSU yang “future-ready”.
  1. Mengabaikan pendinginan / airflow
  • Panas = performa turun; kadang bikin komponen cepat rusak.
  • Solusi: pakai casing dengan airflow baik, fan pendingin memadai.

Buat Siapa PC 10 Juta Ini Paling Cocok?

Kalau kamu:

  • Pelajar / mahasiswa,
  • Kreator konten awal (YouTube, editing video ringan, desain grafis),
  • Gamer casual / esports ringan / gamer 1080p,
  • Freelancer: coding, office work, desain ringan, editing ringan, atau kerja multimedia sederhana.

Oleh karena itu, PC 10 juta ini adalah sweet spot! Tapi kalau kamu:

  • Hardcore gamer AAA grafik tinggi, atau
  • Editor video 4K / 8K + rendering berat, atau
  • Butuh performa ekstrem untuk multimedia berat

Maka bersiaplah untuk upgrade atau tambah bujet.

Intinya, membangun PC dengan anggaran 10 juta rupiah di 2026 itu masih sangat layak, asalkan kamu tahu cara pintar menyusun komponen.

Kuncinya balance. Jangan tergoda estetika dulu, jangan kompromi pada CPU/GPU/PSU, dan pikirkan upgrade di masa depan.

Kalau kamu bisa main di zona aman ini, hasilnya bisa mengejutkan: gaming lancar, editing responsif, kerja produktif, tanpa bikin dompet nangis.

Jadi ya PC 10 juta bukan “PC murahan.” Dia bisa jadi alat powerful untuk belajar, bekerja, berkreativitas, dan main game. Asal kamu rakit dengan cerdas.

FAQ

Q1: Apakah PC 10 juta cukup untuk main game AAA terbaru tahun 2026?

A1: Bisa, tapi dengan pengaturan grafis medium–high pada resolusi 1080p. Untuk pengaturan ultra atau 4K, kemungkinan besar GPU dan cooling harus di-upgrade dulu. Build 10 juta ideal untuk game e-sports, indie, atau game AAA dengan kompromi grafis.

Q2: Apakah bisa editing video 4K dengan PC rakitan 10 juta?

A2: Untuk editing ringan hingga sedang (misalnya video 1080p, rendering ringan, editing YouTube), ya. Tapi untuk editing 4K berat, timeline kompleks, efek berat performanya bisa terbatas, rendering bakal terasa lambat. Untuk itu, disarankan upgrade GPU, RAM, dan storage ke versi lebih tinggi.

Q3: Kenapa harus pakai SSD, bukan HDD biasa?

A3: SSD (terutama NVMe) jauh lebih cepat dibanding HDD boot Windows lebih cepat, loading game/editing ngacir, transfer data cepat. HDD biasa aman untuk data besar, tapi kalau kamu ingin performa maksimal, SSD penting banget.

Q4: Kalau saya pakai RAM 8 GB saja dulu, bisa tidak?

A4: Bisa, terutama kalau hanya untuk kerja ringan, browsing, office. Tapi untuk gaming modern, editing video, multitasking, 8 GB sering terasa kurang. RAM minimal ideal sekarang adalah 16 GB.

Q5: Apakah membeli komponen bekas memungkinkan untuk PC 10 juta dan tetap aman?

A5: Iya, bisa jadi opsi bagus kalau kamu teliti misalnya GPU bekas, RAM bekas, motherboard bekas. Tapi pastikan kondisi masih baik, tidak overheat, dan kompatibel. Ini bisa bantu hemat biaya dan tetap mendapatkan performa bagus.

Q6: Apakah PSU murah itu masalah besar?

A6: Iya. PSU murah / kualitas rendah bisa bikin sistem tidak stabil, bahkan merusak komponen. Meski bujet terbatas, sebaiknya tetap pilih PSU minimal 80+ Bronze dengan watt sesuai kebutuhan.

Q7: Saya gamer + creator (editing + streaming). Apakah PC 10 juta cukup?

A7: Untuk gaming 1080p + editing ringan–menengah + streaming ringan, ya cukup. Tapi kalau kamu ingin editing berat, rendering cepat, atau streaming berat, mungkin kamu perlu tambah bujet atau upgrade dulu.

Q8: Kapan waktu terbaik membeli komponen agar harga tidak terlalu mahal?

A8: Waktu promo besar seperti harbolnas, flash sale, akhir tahun sering ada diskon besar. Juga, saat ada peluncuran GPU/CPU baru komponen lama sering turun harga. Pantau toko dan marketplace.

Q9: Apakah build PC 10 juta tetap relevan 2–3 tahun ke depan?

A9: Ya, kalau kamu hanya main game ringan, editing ringan, coding, dan kerja harian, build ini bakal tetap relevan. Tapi untuk game berat atau rendering berat di masa depan, kemungkinannya kamu butuh upgrade, terutama GPU & storage.

Q10: Bagaimana cara memulai upgrade kalau saya sudah punya PC 10 juta?

A10: Mulailah dari komponen paling “bottleneck”: biasanya GPU dulu. Setelah itu RAM (naik ke 32 GB), storage (tambah SSD besar atau NVMe cepat), lalu PSU kalau perlu. Lakukan upgrade satu per satu sesuai kebutuhan & dana.